Iklan

terkini

Karhutla di Ujung Padang Abdya, Seperempat Hektare Lahan SMKN 1 Blangpidie Terbakar

Fitriadi
Selasa, 07 Juli 2026, 22.55.00 WIB Last Updated 2026-07-07T15:55:04Z
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Desa Ujung Padang, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya, Selasa (7/7/2026) sore. Kebakaran itu menghanguskan sekitar seperempat hektare lahan milik SMKN 1 Blangpidie, sebelum akhirnya berhasil dipadamkan petugas sekitar pukul 15.35 WIB.

Kebakaran lahan di belakang SMKN 1 Blangpidie, Desa Ujung Padang/foto/ist

SUSOH - Informasi kebakaran diterima personel piket Pos Damkar Induk sekitar pukul 15.00 WIB. Dalam laporan harian Pusdalops BPBK Aceh Barat Daya disebutkan, titik api terdeteksi di lahan atau kebun yang berada di belakang SMKN 1 Blangpidie, Desa Ujung Padang, Kecamatan Susoh.

Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBK Aceh Barat Daya langsung mengerahkan armada pemadam ke lokasi kejadian. Plt Kalak BPBK Aceh Barat Daya, Mukhsin, ST, melalui Kabid Pencegahan, Kesiapsiagaan dan Penanggulangan Kebakaran menurunkan dua unit armada damkar dari Pos Damkar Induk untuk menangani kebakaran itu.

“Sekitar pukul 15.00 WIB, personel piket Pos Damkar Induk mendapatkan informasi bahwa telah terjadi kebakaran lahan/kebun di belakang SMKN 1 Blangpidie Desa Ujung Padang Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya,” demikian keterangan dalam laporan harian Pusdalops BPBK Aceh Barat Daya yang diterima Selasa malam.

Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan upaya pemadaman agar api tidak meluas ke area lain di sekitar lahan. Penanganan kebakaran juga melibatkan unsur TNI, Polri, serta masyarakat setempat yang ikut membantu proses pengendalian api di lapangan.

Berdasarkan data sementara dalam laporan tersebut, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 1/4 hektare. Lahan yang terbakar itu disebut merupakan milik SMKN 1 Blangpidie.

Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada sisa bara maupun titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Upaya pendinginan menjadi bagian penting dalam penanganan karhutla, terutama untuk mencegah api kembali muncul di area lahan yang sebelumnya terbakar.

“Api berhasil dipadamkan dan dilakukan pendinginan pada pukul 15.35 WIB,” tulis Pusdalops BPBK Aceh Barat Daya dalam laporan tersebut.

Laporan yang sama juga menyebutkan tidak ada kendala berarti selama proses penanganan berlangsung. Kondisi mutakhir di lokasi dinyatakan aman setelah pemadaman dan pendinginan selesai dilakukan oleh petugas gabungan.

Pada saat kejadian, kondisi cuaca di wilayah Aceh Barat Daya terpantau berawan. Data BMKG yang dicantumkan dalam laporan menyebut suhu udara berada di angka 25 derajat Celsius, kelembaban 82 persen, dengan kecepatan angin 4,8 kilometer per jam dari arah timur laut. Tinggi gelombang laut di wilayah itu berkisar 0 hingga 0,5 meter.

Selain menangani kebakaran tersebut, Pusdalops BPBK Aceh Barat Daya juga tetap melakukan pemantauan cuaca dan informasi kebencanaan di wilayah kabupaten setempat. Monitoring juga dilakukan terhadap sembilan kecamatan sebagai bagian dari upaya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Karhutla di Ujung Padang Abdya, Seperempat Hektare Lahan SMKN 1 Blangpidie Terbakar

Terkini

Iklan