Iklan

terkini

Desak Hotmix, Warga Jeumpa Abdya Keluhkan Jalan 1 KM Rawan Tergelincir

Fitriadi
Kamis, 02 Juli 2026, 15.53.00 WIB Last Updated 2026-07-02T09:03:23Z
Aktivitas warga dua Gampong di Kecamatan Jeumpa, Abdya, terganggu akibat kondisi jalan penghubung yang memprihatinkan. Warga Padang Geulumpang dan Asoe Nangroe kini mendesak pemerintah daerah untuk segera melakukan pengaspalan.

Kondisi jalan penghubung Padang Geulumpang dan Asoe Nangroe di Jeumpa/foto/ist

JEUMPA - Ruas jalan yang menghubungkan kedua Desa itu membentang sekitar 1 kilometer. Jalur ini menjadi akses penting bagi masyarakat untuk menuju lahan pertanian, tempat pendidikan anak, hingga pusat pasar.

Kondisi Memprihatinkan Dua Musim

Jalan tanah tanpa pengerasan itu rusak di banyak titik. Pada musim kemarau, kendaraan yang melintas memicu debu tebal. Sebaliknya, saat diguyur hujan, permukaan jalan berubah menjadi kubangan dan licin.

Warga mengaku sering mengalami insiden saat melintas.

"Kami setiap hari gunakan jalan ini untuk mengantar anak ke sekolah. Ketika musim hujan, airnya sampai meluap dan banyak pengendara motor yang terjatuh. Saat kemarau debunya luar biasa. Kami berharap ada perhatian dari Pemkab Abdya. Diperkeras dengan kerikil saja kami sudah bersyukur, apalagi kalau bisa diaspal," ungkap Akbar, salah satu warga Asoe Nangroe, pada Kamis (02/07/2026).

Dampak ke Ekonomi dan Biaya Kendaraan

Ketua Kelompok Tani setempat, Hasbullah, menyoroti dampak ekonomi dari kondisi jalan tersebut. Ia menyebut jalan yang memadai adalah kebutuhan mendasar masyarakat.

"Permintaan kami tidak berlebihan. Kami hanya butuh akses jalan yang layak pakai. Jika kondisinya baik, para ibu yang membawa hasil kebun ke pasar akan lebih mudah. Otomatis, biaya perbaikan kendaraan yang selama ini besar bisa kami alihkan untuk modal usaha," jelasnya.

Respon Pemerintah Daerah

Terkait tuntutan warga, Kepala Dinas PUPR Abdya, Rahwadi, ST, mengaku telah mencatat keluhan tersebut. Ia menyebut pembangunan infrastruktur jalan masuk dalam agenda utama pemerintahan Bupati Dr. Safaruddin.

"Kami sudah mendokumentasikan usulan masyarakat. Perbaikan jalan memang menjadi salah satu fokus utama Bapak Bupati di sektor infrastruktur. Rencananya akan kami kerjakan dalam tahun anggaran 2026 ini. Kami minta warga untuk bersabar dan sama-sama menjaga apa yang sudah ada," terang Rahwadi.

Jika rencana itu berjalan, diharapkan mobilitas hasil tani warga Jeumpa bisa lebih lancar dan risiko kecelakaan dapat ditekan.
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Desak Hotmix, Warga Jeumpa Abdya Keluhkan Jalan 1 KM Rawan Tergelincir

Terkini

Iklan