Iklan

terkini

Ketua STKIP Muhammadiyah Abdya Nilai GAMAS Perkuat Mental dan Emosional Anak

Fitriadi
Kamis, 09 Juli 2026, 21.41.00 WIB Last Updated 2026-07-09T14:41:41Z
Ketua Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Aceh Barat Daya (Abdya) Afdhal Jihad menilai Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS) 2026 yang digagas Bupati Safaruddin memberi dampak besar terhadap emosional anak, terutama saat memulai tahun ajaran baru.

Ketua STKIP Muhammadiyah Abdya Afdhal Jihad dukung program GAMAS 2026/foto/ist

BLANGPIDIE - Menurut Afdhal, kehadiran ayah memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kecerdasan emosional, dan rasa aman bagi anak. Karena itu, ia menilai gerakan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari penguatan pengasuhan dalam keluarga.

“Ayah bukan hanya sekadar pencari nafkah, kehadiran aktif ayah menjadi teladan, penyeimbang pengasuhan, serta penyiap mental anak dalam menghadapi tantangan hidup,” kata Afdhal Jihad, Kamis (9/7/2026).

Ia menjelaskan, kehadiran ayah atau wali pada hari pertama sekolah dapat membantu anak merasa lebih aman, nyaman, dan percaya diri saat memasuki lingkungan belajar yang baru. Momen itu juga dinilai mampu mempererat hubungan emosional antara orang tua dan anak.

“Momen ini memperkuat ikatan emosional dan menunjukkan bahwa ayah peduli serta mendukung penuh pendidikan mereka. Selain itu, ayah atau wali juga bisa ikut berperan aktif serta kerja sama dengan sekolah,” ujarnya.

Afdhal menyebut, mengantar anak hingga gerbang sekolah atau ke ruang kelas bisa mengurangi kecemasan, menumbuhkan keberanian, serta menjadi fondasi awal bagi kematangan emosi anak. Langkah sederhana itu, menurut dia, dapat memberi pengaruh besar pada kesiapan anak mengikuti proses belajar.

Ia juga mendorong ayah atau wali memanfaatkan momen tersebut untuk berkomunikasi dengan pihak sekolah. Dengan begitu, orang tua bisa mengetahui metode belajar, memahami lingkungan pendidikan anak, dan memantau perkembangan mereka secara lebih dekat.

“Ayah atau wali juga bisa meluangkan waktu untuk bertemu wali kelas, mengetahui metode belajar, serta memahami lingkungan sekolah anak, agar perkembangan mereka dapat terus dipantau,” tuturnya.

Bagi anak, terutama laki-laki, figur ayah yang hadir dan peduli terhadap pendidikan dinilai dapat menjadi teladan. Sikap itu, kata Afdhal, berpotensi menumbuhkan semangat belajar sekaligus membentuk perilaku positif sejak dini.

“Artinya, gerakan ini sangat luar biasa. Kita memberikan dukungan penuh. Mari kita luangkan waktu satu hari untuk mengantar anak-anak kita ke sekolah, sebab di hari pertama mereka sekolah mentalitas mereka terbangun, sebab mereka akan menghadapi lingkungan baru,” ucapnya.

Sebelumnya, Bupati Abdya Safaruddin mengajak para ayah atau wali murid meluangkan waktu untuk mengantar anak pada hari pertama sekolah melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS) Tahun 2026.

Ajakan itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor: 400.3/296 yang ditujukan kepada kepala sekolah di Abdya, pimpinan instansi vertikal, pimpinan BUMN dan BUMD, serta pimpinan lembaga swasta di daerah tersebut.

Dalam edaran itu disebutkan GAMAS menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan keluarga dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045. Program tersebut juga diarahkan untuk menjawab fenomena fatherless atau berkurangnya peran ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak.

Melalui kebijakan itu, kepala perangkat daerah, pimpinan instansi vertikal, pimpinan BUMN dan BUMD, hingga badan usaha swasta diminta mendorong pegawai yang memiliki anak usia sekolah agar mengikuti GAMAS. Instansi juga diminta memberi dispensasi atau fleksibilitas jam kerja pada hari pertama sekolah.

Bupati Safaruddin turut menginstruksikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Abdya agar menyampaikan pelaksanaan GAMAS ke seluruh satuan pendidikan di bawah kewenangannya. Sekolah diminta menyambut siswa baru sekaligus membangun interaksi aktif dengan orang tua sebagai bagian dari penguatan sinergi keluarga dan dunia pendidikan.
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Ketua STKIP Muhammadiyah Abdya Nilai GAMAS Perkuat Mental dan Emosional Anak

Terkini

Iklan