Tim Persada Aceh Barat Daya (Abdya) melaju ke final Piala Soeratin U-17 Zona Aceh 2026 setelah mengalahkan tuan rumah Juang FC Bireuen lewat adu penalti pada semifinal di Stadion Cot Gapu, Bireuen, Kamis (23/7/2026), yang turut disaksikan Bupati Abdya Safaruddin.
BIREUEN - Persada Abdya menghadapi tekanan sejak awal pertandingan karena tampil di kandang lawan yang dipenuhi dukungan suporter Juang FC Bireuen. Meski demikian, skuad muda berjuluk Bumoe Breuh Sigupai tetap memperlihatkan permainan disiplin sepanjang laga.
Tim yang dimanajeri Sahlan Sabri atau Alan Pirlo lebih dulu tertinggal 1-0 pada babak pertama. Memasuki paruh kedua pertandingan, Persada mampu bangkit dan mencetak gol penyama sehingga skor berubah menjadi 1-1.
Kedudukan tersebut bertahan hingga waktu normal berakhir. Penentuan pemenang pun dilanjutkan melalui adu penalti.
Pada babak tos-tosan, para pemain Persada Abdya tampil tenang saat menjalankan tugas sebagai algojo. Keberhasilan menuntaskan adu penalti memastikan tiket final menjadi milik wakil Aceh Barat Daya.
Pertandingan semifinal itu juga disaksikan langsung oleh Bupati Abdya Safaruddin. Kehadiran kepala daerah tersebut disebut memberi tambahan motivasi bagi para pemain yang sedang berjuang mengamankan satu tempat di partai puncak.
Pelatih Persada Abdya, Rahmat Fitra, mengatakan keberhasilan timnya merupakan hasil dari proses latihan yang telah dijalani sebelum kompetisi berlangsung.
"Anak-anak bermain luar biasa. Mereka siap tempur dan membuktikan mental juara meski main di kandang tuan rumah," ujarnya.
Menurut Rahmat, kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi tim untuk menghadapi laga final sekaligus memenuhi harapan masyarakat Abdya yang terus memberikan dukungan kepada Persada selama mengikuti Piala Soeratin U-17 Zona Aceh 2026.
"Alhamdulillah, dengan hasil ini, Persada Abdya tinggal selangkah lagi untuk mengukir sejarah dengan membawa pulang trofi Soeratin ke Abdya, oleh karena itu, kami sangat berharap masyarakat Abdya untuk terus memberikan dukungan dan doa untuk punggawa Persada", Pungkasnya.
![]() |
| Bupati Abdya Safaruddin memberikan semangat kepada pemain Persada sebelum pertandingan semifinal berlangsung/foto/ist |
BIREUEN - Persada Abdya menghadapi tekanan sejak awal pertandingan karena tampil di kandang lawan yang dipenuhi dukungan suporter Juang FC Bireuen. Meski demikian, skuad muda berjuluk Bumoe Breuh Sigupai tetap memperlihatkan permainan disiplin sepanjang laga.
Tim yang dimanajeri Sahlan Sabri atau Alan Pirlo lebih dulu tertinggal 1-0 pada babak pertama. Memasuki paruh kedua pertandingan, Persada mampu bangkit dan mencetak gol penyama sehingga skor berubah menjadi 1-1.
Kedudukan tersebut bertahan hingga waktu normal berakhir. Penentuan pemenang pun dilanjutkan melalui adu penalti.
Pada babak tos-tosan, para pemain Persada Abdya tampil tenang saat menjalankan tugas sebagai algojo. Keberhasilan menuntaskan adu penalti memastikan tiket final menjadi milik wakil Aceh Barat Daya.
Pertandingan semifinal itu juga disaksikan langsung oleh Bupati Abdya Safaruddin. Kehadiran kepala daerah tersebut disebut memberi tambahan motivasi bagi para pemain yang sedang berjuang mengamankan satu tempat di partai puncak.
Pelatih Persada Abdya, Rahmat Fitra, mengatakan keberhasilan timnya merupakan hasil dari proses latihan yang telah dijalani sebelum kompetisi berlangsung.
"Anak-anak bermain luar biasa. Mereka siap tempur dan membuktikan mental juara meski main di kandang tuan rumah," ujarnya.
Menurut Rahmat, kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi tim untuk menghadapi laga final sekaligus memenuhi harapan masyarakat Abdya yang terus memberikan dukungan kepada Persada selama mengikuti Piala Soeratin U-17 Zona Aceh 2026.
"Alhamdulillah, dengan hasil ini, Persada Abdya tinggal selangkah lagi untuk mengukir sejarah dengan membawa pulang trofi Soeratin ke Abdya, oleh karena itu, kami sangat berharap masyarakat Abdya untuk terus memberikan dukungan dan doa untuk punggawa Persada", Pungkasnya.


