Haba Nanggroe

HABA NANGGROE
Memuat...

Iklan

terkini

HUT IBI ke-75, Bidan Abdya Bersihkan Pantai hingga PPI Susoh

Fitriadi
7/24/26, 17:12 WIB Last Updated 2026-07-24T10:13:55Z
Dua kawasan publik dan satu pusat aktivitas ekonomi di Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), tampak berbeda pada Jumat (24/7/2026). Puluhan bidan yang tergabung dalam Pengurus Cabang (PC) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Abdya turun langsung membersihkan lingkungan dalam rangka memperingati HUT IBI ke-75.

Bidan IBI Abdya bergotong royong membersihkan kawasan Pantai Susoh bersama masyarakat setempat/foto/ist

ABDYA - Aksi bakti sosial tersebut menyasar Pantai Susoh, Pasar Susoh, dan kawasan Pusat Pelelangan Ikan (PPI) Ujong Serangga. Kegiatan yang melibatkan pengurus cabang hingga pengurus ranting IBI se-Abdya itu menjadi bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan dari lingkungan sekitar.

Bidan Abdya Turun Bersihkan Tiga Titik Strategis

Aksi sosial yang digelar PC IBI Abdya berlangsung sejak pagi dengan melibatkan puluhan bidan dari berbagai Kecamatan. Mereka membawa sapu, penggaruk, karung, dan kantong sampah untuk membersihkan area yang selama ini menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Ketua PC IBI Abdya, Bd. Elida Fitri, SST., M.K.M., memimpin langsung kegiatan tersebut didampingi Sekretaris Hj. Rahmawati Razali, S.Tr.Keb. Seluruh peserta bergotong royong membersihkan sampah di kawasan pesisir, pasar tradisional, hingga lokasi pelelangan ikan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT IBI ke-75 yang mengusung tema "Dunia Membutuhkan Lebih dari Sejuta Bidan: Bidan Indonesia Memperkuat Kepemimpinan Bidan dalam Pelayanan Kebidanan Berbasis Hak, Berpusat pada Perempuan dan Anak serta Siap Mengawal Generasi Emas 2045 (One Million More Midwives)".

Menurut pengurus PC IBI Abdya, tema tersebut menjadi pengingat bahwa profesi bidan tidak hanya berperan dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam membangun lingkungan yang sehat.

Lingkungan Bersih Dinilai Berpengaruh pada Kesehatan

Di sela kegiatan di kawasan PPI Ujong Serangga, Elida Fitri mengatakan bakti sosial tersebut merupakan bentuk nyata kepemimpinan bidan di tengah masyarakat.

Bidan Tidak Hanya Bertugas di Ruang Persalinan

"Hari ini, melalui aksi bakti sosial memperingati HUT IBI ke-75, kami ingin menunjukkan bahwa kepemimpinan dan kepedulian seorang bidan itu tidak berhenti di balik bilik kamar bersalin atau ruang pemeriksaan klinis saja," ujar Elida dalam siaran tertulisnya.

Ia menjelaskan bahwa kebersihan lingkungan memiliki hubungan erat dengan kesehatan perempuan, ibu hamil, bayi, dan anak-anak.

"Kesehatan perempuan, ibu hamil, dan anak-anak kita sangat ditentukan oleh kualitas lingkungan tempat mereka tinggal dan beraktivitas sehari-hari. Pasar yang bersih menjamin bahan pangan yang higienis, PPI yang tertata menjamin kualitas gizi hasil laut yang sehat, dan pantai yang bersih menciptakan ruang hidup serta sanitasi yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Jika lingkungannya kotor, risiko timbulnya penyakit infeksi akan meningkat, dan hal itu sangat berbahaya bagi keselamatan ibu hamil serta bayi," katanya.

Pernyataan tersebut sejalan dengan upaya meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa pencegahan penyakit tidak hanya dilakukan melalui pelayanan kesehatan, tetapi juga dimulai dari lingkungan yang bersih dan sehat.

Dikaitkan dengan Generasi Emas 2045

Elida juga menghubungkan kegiatan tersebut dengan kampanye global One Million More Midwives serta visi pembangunan sumber daya manusia menuju Generasi Emas 2045.

"Dunia saat ini memang membutuhkan lebih dari sejuta bidan. Namun di Indonesia, khususnya di Aceh Barat Daya, kita tidak hanya bicara soal pemenuhan jumlah atau kuantitas bidan semata, melainkan kualitas kepemimpinan para bidan di tengah masyarakat. Bidan harus hadir sebagai penggerak, pemeta masalah, dan agen perubahan. Bagaimana mungkin kita bisa sukses mengawal dan mencetak Generasi Emas 2045 jika fondasi kesehatan lingkungan tempat anak-anak kita tumbuh masih terabaikan?" ujarnya.

Ia menambahkan bahwa edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan harus terus dilakukan agar masyarakat memiliki kesadaran bersama dalam menciptakan kehidupan yang sehat.

"Melalui kegiatan ini, IBI Abdya ingin mengedukasi sekaligus mengajak seluruh lapisan masyarakat bahwa menciptakan generasi yang cerdas, sehat, dan bebas stunting harus dimulai dari hal paling mendasar, yaitu menjaga kebersihan lingkungan. Kami para bidan siap berada di garis terdepan—baik dalam merawat persalinan, memberikan pelayanan kebidanan berbasis hak perempuan, maupun turun langsung mengawal lingkungan yang sehat bagi masa depan anak-anak kita," pungkasnya.

Warga Sambut Positif Aksi Sosial IBI Abdya

Kegiatan IBI Abdya mendapat apresiasi dari pedagang Pasar Susoh dan nelayan yang beraktivitas di kawasan PPI Ujong Serangga. Mereka menilai aksi gotong royong tersebut memberikan contoh nyata tentang pentingnya menjaga kebersihan fasilitas umum.

Selain membuat kawasan lebih bersih, kehadiran para bidan dinilai mampu mendorong masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

Aksi sosial ini memperlihatkan bahwa peran IBI Abdya tidak hanya terbatas pada pelayanan kebidanan, tetapi juga ikut membangun kesadaran masyarakat terhadap kesehatan lingkungan. Lingkungan yang bersih dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kesehatan ibu, bayi, dan anak.

Berdasarkan informasi resmi yang disampaikan Pengurus Cabang IBI Abdya melalui siaran tertulis, kegiatan bakti sosial tersebut merupakan salah satu rangkaian peringatan HUT IBI ke-75 di Kabupaten Aceh Barat Daya.
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • HUT IBI ke-75, Bidan Abdya Bersihkan Pantai hingga PPI Susoh

Terkini

Iklan Advertica