Iklan

terkini

ASN dan Nakes RSUD-TP Abdya Galang Donasi, Bantu Pasien Rujukan ke RSUZA

Fitriadi
Minggu, 12 Juli 2026, 22.15.00 WIB Last Updated 2026-07-12T15:15:11Z
Aparatur Sipil Negara (ASN), tenaga kesehatan, dan pegawai RSUD Teungku Peukan (RSUD-TP) Aceh Barat Daya (Abdya) menggalang donasi untuk membantu biaya pendampingan pasien kurang mampu, Ramli (66), warga Gampong Seujahtera, Kecamatan Manggeng, yang akan dirujuk ke RSUZA Banda Aceh, Minggu (12/7/2026).

Penyerahan bantuan donasi kepada Ramli sebelum dirujuk ke RSUZA Banda Aceh untuk perawatan lanjutan/fito/ist

SUSOH - Penggalangan bantuan dilakukan setelah keluarga Ramli menyampaikan keberatan menjalani rujukan karena tidak memiliki biaya memenuhi kebutuhan hidup selama mendampingi pasien di Banda Aceh. Padahal, berdasarkan hasil pemeriksaan medis, pasien membutuhkan penanganan lanjutan di RSUZA.

Ketua Tim Penggalangan Dana Sosial RSUD-TP Abdya, dr. Yenni Sandra Dewi, MKM mengatakan, keputusan membuka donasi diambil setelah keluarga menyatakan tidak sanggup menanggung biaya nonmedis selama proses rujukan.

"Pasien sebenarnya sudah disarankan dirujuk ke RSUZA. Namun, keluarga menolak karena tidak memiliki biaya untuk kebutuhan sehari-hari selama berada di Banda Aceh, sehingga kami melakukan open donasi untuk biaya pendampingan pasien," kata dr. Yenni.

Ia menjelaskan, aksi tersebut lahir dari kepedulian bidan, perawat, serta staf rumah sakit yang mengetahui kondisi ekonomi keluarga pasien. Selanjutnya, gerakan itu mendapat dukungan dari dokter, tenaga administrasi, petugas keamanan, hingga masyarakat.

Menurut Yenni, pengumpulan bantuan dipimpin Bendahara Tim Penggalangan Dana Sosial, Bidan Ayyu Aycon. Donasi dihimpun dengan mendatangi setiap ruangan rumah sakit menggunakan kotak sumbangan dan juga melalui transfer ke rekening bendahara.

Penggalangan yang berlangsung sejak Sabtu (11/7/2026) hingga malam hari berhasil menghimpun dana sebesar Rp3.255.000. Bantuan kemudian diserahkan kepada keluarga sebelum keberangkatan pasien menuju Banda Aceh.

"Alhamdulillah, bantuan berupa uang sudah kami serahkan langsung kepada keluarga pasien. Saat ini Pak Ramli bersama keluarganya sedang mempersiapkan keberangkatan untuk dirujuk ke RSUZA Banda Aceh. Berkat kepedulian seluruh staf RSUD-TP dan masyarakat, Pak Ramli akhirnya bisa diberangkatkan ke RSUZA untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut," ujarnya.

Yenni menerangkan, Ramli mengalami sesak napas berat setelah mengalami trauma akibat benturan benda tumpul pada bagian kepala dan dada. Hasil pemeriksaan dokter menunjukkan pasien mengalami pneumotoraks atau adanya udara di rongga dada yang mengganggu pernapasan sehingga memerlukan layanan medis yang lebih spesialistik di RSUZA.

Ia menambahkan, tim dana sosial hanya membuka donasi bagi pasien dari keluarga kurang mampu yang bersedia menjalani rujukan sesuai kebutuhan medis.

"Kalau pasien tidak bersedia dirujuk, meskipun berasal dari keluarga kurang mampu, kami tidak membuka penggalangan dana. Donasi dilakukan bagi pasien yang membutuhkan dan memang siap menjalani rujukan," ucap Yenni.

Yenni menyebutkan Direktur RSUD-TP Abdya, Ismail Muhammad, memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut. Tim dana sosial juga telah dibentuk melalui surat keputusan direktur untuk membantu pasien yang mengalami kendala biaya nonmedis saat dirujuk.

Menurutnya, biaya pelayanan kesehatan pasien telah dijamin BPJS Kesehatan. Namun, kebutuhan makan, transportasi, dan pengeluaran harian keluarga yang mendampingi pasien tetap menjadi beban, meski Pemkab Abdya telah menyediakan rumah singgah di Banda Aceh.

"Kami berharap aksi ini dapat memantik rasa kepedulian dan naluri kemanusian kita terhadap sesama terus tumbuh. Bantuan yang diberikan mungkin tidak mencukupi seluruh kebutuhan, tetapi setidaknya dapat meringankan beban keluarga selama mendampingi pasien menjalani pengobatan," ujarnya.

"Semoga bantuan yang terkumpul dapat meringankan beban keluarga, dan Pak Ramli diberikan kesembuhan serta keselamatan dalam perjalanan rujuk ke Banda Aceh," ucap Yenni.

Ia turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah membantu serta berharap seluruh kebaikan mereka mendapat balasan.

"Semoga Allah membalas seluruh kebaikan para donatur dan memberikan kesembuhan kepada Pak Ramli serta keselamatan selama menjalani perjalanan rujukan ke RSUZA Banda Aceh," ungkap Yenni.

Menutup keterangannya, Yenni mengajak seluruh pegawai rumah sakit terus membudayakan sedekah sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Ini adalah wujud nyata pelayanan yang tulus. Mari kita galakkan gerakan bersedekah demi meraih keberkahan hidup dan kemuliaan instansi,” pungkas Yenni.
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • ASN dan Nakes RSUD-TP Abdya Galang Donasi, Bantu Pasien Rujukan ke RSUZA

Terkini

Iklan