Iklan

terkini

Dukung Program KJSU Kemenkes, RSUD Teungku Peukan Tingkatkan Kesiapan Layanan Stroke

Fitriadi
Kamis, 25 Juni 2026, 09.54.00 WIB Last Updated 2026-06-25T02:54:17Z
RSUD Teungku Peukan Kabupaten Aceh Barat Daya bersama RSUD dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) melaksanakan Visitasi Pengampuan Layanan Stroke sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Kanker, Jantung, Stroke, Uronefrologi (KJSU) Kementerian Kesehatan RI. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan stroke dan memperkuat kapasitas rumah sakit daerah.

Tim RSUDZA meninjau dan berdiskusi terkait penguatan layanan stroke/foto/ist

SUSOH - Visitasi dilakukan oleh tim pengampu dari RSUDZA yang merupakan rumah sakit pengampu regional. Kegiatan ini menjadi bagian dari transformasi sistem kesehatan nasional untuk memperluas akses pelayanan kesehatan spesialistik hingga ke daerah sehingga pasien dapat memperoleh penanganan lebih cepat dan optimal.

Dalam pelaksanaannya, tim pengampu meninjau berbagai aspek kesiapan layanan stroke di RSUD Teungku Peukan. Peninjauan meliputi sarana dan prasarana, ketersediaan peralatan kesehatan, sumber daya manusia, sistem rujukan, serta tata laksana pelayanan bagi pasien stroke.

Selain melakukan peninjauan lapangan, tim juga menggelar diskusi dan evaluasi bersama guna mengidentifikasi sejumlah kebutuhan yang perlu ditingkatkan agar pelayanan stroke di rumah sakit tersebut memenuhi standar yang ditetapkan Kementerian Kesehatan RI. Program pengampuan ini juga diarahkan untuk membangun jejaring layanan stroke yang terintegrasi dan merata di berbagai daerah.

Direktur RSUD Teungku Peukan, dr. Ismail Muhammad, Sp.B, mengatakan kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kemampuan rumah sakit memberikan pelayanan stroke yang komprehensif bagi masyarakat Aceh Barat Daya.

Menurutnya, dukungan dan pendampingan dari RSUDZA sebagai rumah sakit pengampu akan menjadi modal penting dalam pengembangan layanan kesehatan yang lebih berkualitas dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Ia juga menyebutkan bahwa Kementerian Kesehatan berencana menghibahkan sejumlah alat kesehatan dan sarana penunjang yang saat ini masih dalam proses. Fasilitas tersebut meliputi CT Scan 64 slice, Cathlab, Mammografi, dan Cytotoxic yang ditargetkan terealisasi pada 2027.

Pengadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat memperkuat layanan kanker, jantung, stroke, uronefrologi, serta kesehatan ibu dan anak di RSUD Teungku Peukan.

“Melalui kegiatan pengampuan ini, kami berharap RSUD Teungku Peukan dapat terus meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, memperkuat sistem pelayanan, serta menghadirkan layanan stroke yang lebih cepat, tepat, dan profesional. Dengan demikian masyarakat Aceh Barat Daya dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang optimal tanpa harus dirujuk ke luar daerah,” ujarnya Rabu, 24/6/2026.

Sementara itu, tim pengampu RSUDZA menyampaikan bahwa visitasi yang dilakukan tidak hanya berfungsi sebagai sarana evaluasi, tetapi juga menjadi bagian dari pendampingan berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas rumah sakit jejaring.

Mereka berharap program pengampuan layanan stroke dapat mempercepat pemerataan pelayanan kesehatan spesialistik di daerah sehingga angka kematian dan kecacatan akibat stroke dapat ditekan secara signifikan.

Melalui kolaborasi tersebut, pelayanan stroke di Kabupaten Aceh Barat Daya diharapkan semakin berkembang dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen bersama dalam mendukung transformasi layanan kesehatan nasional menuju pelayanan yang berkualitas, merata, dan berkeadilan.
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Dukung Program KJSU Kemenkes, RSUD Teungku Peukan Tingkatkan Kesiapan Layanan Stroke

Terkini

Iklan