Iklan

terkini

Satu CJH Abdya Tunda Berangkat Haji Tahun 2026

Redaksi
Sabtu, 16 Mei 2026, 13.59.00 WIB Last Updated 2026-05-17T11:16:17Z
Sebanyak satu orang Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menunda keberangkatan haji tahun 2026 karena sakit. Dengan demikian, total jamaah haji Abdya yang berangkat ke Tanah Suci tahun ini sebanyak 92 orang dari total 93 CJH.

Calon Jamaah Haji (CJH) Aceh Barat Daya (Abdya) mengikuti prosesi pelepasan di Masjid Agung Baitul Ghafur Abdya, Sabtu (16/5/2026), sebelum diberangkatkan menuju Tanah Suci/foto/ist

Blangpidie - Hal itu disampaikan Kepala Kantor Kementerian Haji (Kakanmenhaj) Abdya, M Yatim, kepada awak media, Sabtu (16/5/2026).

"Dari 93 CJH Abdya, satu orang jamaah menunda keberangkatan haji tahun ini. Jadi total yang berangkat sebanyak 92 orang," kata M Yatim.

Ia menjelaskan, jamaah yang menunda keberangkatan tersebut bernama Sabiwan, warga Kecamatan Manggeng, Abdya.

"Beliau saat ini sedang di rawat di Rumah Sakit Zainoel Abidin (RSZA) Banda Aceh, karena sakit. Dan beliau juga sudah mengajukan penundaan keberangkatan tahun ini," ucap M Yatim.

Menurutnya, jamaah tersebut direncanakan akan kembali diberangkatkan pada musim haji tahun depan.

"Kita doakan semoga beliau diberikan kesehatan oleh Allah, sehingga tahun depan bisa berangkat ke tanah suci," ujar M Yatim.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Abdya telah melepas keberangkatan CJH tahun 2026 dalam sebuah prosesi di Masjid Agung Baitul Ghafur, Sabtu (15/5/2026). Pelepasan dilakukan oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Plt Sekda) Abdya, Amrizal.

Kegiatan itu turut dihadiri unsur Forkopimda Abdya, para kepala SKPK, serta keluarga jamaah yang tampak haru melepas keberangkatan para calon tamu Allah tersebut.

Dalam sambutannya, Amrizal mengingatkan bahwa perjalanan haji merupakan ibadah yang membutuhkan kesiapan fisik, mental, dan spiritual.

"Karena itu, kesempatan yang telah Allah berikan ini patut disyukuri dengan sungguh-sungguh," ucapnya.

Ia juga mengingatkan seluruh jamaah agar menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan ibadah di Arab Saudi.

"Perjalanan menuju Arab Saudi membutuhkan kesiapan fisik yang baik, apalagi kondisi cuaca dan lingkungan di Makkah serta Madinah tentu sangat berbeda dengan kondisi di tanah air," pesannya.

Selain itu, Amrizal berharap para petugas pendamping haji dapat memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh jamaah, terutama jamaah lanjut usia.

"Kehadiran petugas sangat penting dalam membantu jama’ah, terutama bagi para orang tua yang membutuhkan perhatian dan pendampingan selama pelaksanaan ibadah," pungkas Amrizal.
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Satu CJH Abdya Tunda Berangkat Haji Tahun 2026

Terkini

Iklan