Plt Sekda Aceh Barat Daya (Abdya), Amrizal, membuka Turnamen Laser Cup I di Lapangan Lhung Asan, Gampong Lhung Asan, Kecamatan Blangpidie, Kamis (8/10/2026), yang diikuti 30 klub sepak bola Antar Kampung (Tarkam) dari seluruh Abdya.
BLANGPIDIE - Pembukaan turnamen tingkat Gampong tersebut menjadi ajang bagi pemain lokal untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mempererat hubungan antarpemuda melalui olahraga.
Amrizal mengatakan, sepak bola tidak hanya berkaitan dengan hasil pertandingan. Menurutnya, olahraga tersebut juga dapat menjadi ruang membangun kebersamaan dan mengembangkan potensi generasi muda.
"Melalui turnamen ini, kita ingin menanamkan nilai-nilai penting bagi generasi muda. Sepak bola bukan sekadar ajang mencari menang atau kalah, tetapi menjadi wadah silaturahmi dan panggung bagi anak-anak muda untuk menunjukkan bakat terbaiknya," ujar Amrizal.
Ia juga melihat kegiatan seperti Laser Cup I dapat memberi manfaat bagi masyarakat sekitar. Aktivitas pertandingan dinilai ikut menggerakkan ekonomi pelaku UMKM dan pedagang kecil yang berjualan di sekitar lapangan.
Amrizal kemudian menyinggung keberhasilan Persada Abdya U-17 yang meraih juara Piala Soeratin U-17 Zona Sumatra hingga melaju ke babak delapan besar tingkat nasional di IKN.
"Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa pemuda Abdya memiliki kemampuan dan mental untuk bersaing di level tinggi. Saya berharap dari lapangan Gampong Lhung Asan ini kelak lahir pemain-pemain berbakat yang membawa nama daerah ke tingkat yang lebih luas," ucapnya.
Kepada para pemain, Amrizal meminta agar tidak minder ketika berhadapan dengan tim yang dianggap lebih kuat. Ia mengingatkan peserta untuk tetap bermain sportif dan menjaga persaudaraan selama kompetisi.
"Menang itu bonus, tetapi bermain sportif dan menjaga persaudaraan adalah kemenangan yang sejati," tegasnya.
Keuchik Gampong Lhung Asan, Maidi, turut meminta seluruh tim mengikuti aturan yang telah ditetapkan panitia. Hal itu dinilai penting agar pertandingan berlangsung aman dan tertib.
“Kami berharap semua aturan dan regulasi yang sudah ditetapkan oleh panitia dapat diindahkan agar turnamen ini berjalan dengan lancar,” katanya.
Ketua Panitia Laser Cup I, Robi Sugara, mengatakan turnamen tersebut menjadi kesempatan bagi pemuda Gampong Lhung Asan menunjukkan kemampuan dalam menggelar kegiatan olahraga yang menjangkau peserta dari berbagai wilayah di Abdya.
"Ini menjadi kesempatan bagi kawan-kawan pemuda dan pemudi Gampong Lhung Asan untuk menunjukkan bahwa pemerintah Gampong mampu membuat turnamen seperti ini. Walaupun digelar di tingkat Gampong, gaungnya bisa sampai Se-Kabupaten," kata Robi.
Robi menjelaskan, seluruh 30 klub yang mengikuti kompetisi merupakan tim tarkam asal Abdya. Panitia tidak mengundang klub dari luar Kabupaten untuk mengikuti Laser Cup I.
Ia berharap pemain dan penonton ikut menjaga kekompakan, keamanan, serta ketertiban sepanjang pertandingan. Panitia juga mengingatkan adanya ketentuan terkait siaran langsung atau Live Streaming tanpa izin.
"Kami berharap seluruh pemain dan penonton bersama-sama menjaga keamanan serta ketertiban agar ajang ini berjalan sukses dan jika turnamen ini berjalan lancar dan sukses, tentunya Laser Cup II juga tidak menutup kemungkinan akan kita laksanakan di masa mendatang," pungkas Robi.
![]() |
| Plt Sekda Abdya Amrizal melakukan tendangan pertama menandai dimulainya Laser Cup I/foto/ist |
BLANGPIDIE - Pembukaan turnamen tingkat Gampong tersebut menjadi ajang bagi pemain lokal untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mempererat hubungan antarpemuda melalui olahraga.
Amrizal mengatakan, sepak bola tidak hanya berkaitan dengan hasil pertandingan. Menurutnya, olahraga tersebut juga dapat menjadi ruang membangun kebersamaan dan mengembangkan potensi generasi muda.
"Melalui turnamen ini, kita ingin menanamkan nilai-nilai penting bagi generasi muda. Sepak bola bukan sekadar ajang mencari menang atau kalah, tetapi menjadi wadah silaturahmi dan panggung bagi anak-anak muda untuk menunjukkan bakat terbaiknya," ujar Amrizal.
Ia juga melihat kegiatan seperti Laser Cup I dapat memberi manfaat bagi masyarakat sekitar. Aktivitas pertandingan dinilai ikut menggerakkan ekonomi pelaku UMKM dan pedagang kecil yang berjualan di sekitar lapangan.
Amrizal kemudian menyinggung keberhasilan Persada Abdya U-17 yang meraih juara Piala Soeratin U-17 Zona Sumatra hingga melaju ke babak delapan besar tingkat nasional di IKN.
"Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa pemuda Abdya memiliki kemampuan dan mental untuk bersaing di level tinggi. Saya berharap dari lapangan Gampong Lhung Asan ini kelak lahir pemain-pemain berbakat yang membawa nama daerah ke tingkat yang lebih luas," ucapnya.
Kepada para pemain, Amrizal meminta agar tidak minder ketika berhadapan dengan tim yang dianggap lebih kuat. Ia mengingatkan peserta untuk tetap bermain sportif dan menjaga persaudaraan selama kompetisi.
"Menang itu bonus, tetapi bermain sportif dan menjaga persaudaraan adalah kemenangan yang sejati," tegasnya.
Keuchik Gampong Lhung Asan, Maidi, turut meminta seluruh tim mengikuti aturan yang telah ditetapkan panitia. Hal itu dinilai penting agar pertandingan berlangsung aman dan tertib.
“Kami berharap semua aturan dan regulasi yang sudah ditetapkan oleh panitia dapat diindahkan agar turnamen ini berjalan dengan lancar,” katanya.
Ketua Panitia Laser Cup I, Robi Sugara, mengatakan turnamen tersebut menjadi kesempatan bagi pemuda Gampong Lhung Asan menunjukkan kemampuan dalam menggelar kegiatan olahraga yang menjangkau peserta dari berbagai wilayah di Abdya.
"Ini menjadi kesempatan bagi kawan-kawan pemuda dan pemudi Gampong Lhung Asan untuk menunjukkan bahwa pemerintah Gampong mampu membuat turnamen seperti ini. Walaupun digelar di tingkat Gampong, gaungnya bisa sampai Se-Kabupaten," kata Robi.
Robi menjelaskan, seluruh 30 klub yang mengikuti kompetisi merupakan tim tarkam asal Abdya. Panitia tidak mengundang klub dari luar Kabupaten untuk mengikuti Laser Cup I.
Ia berharap pemain dan penonton ikut menjaga kekompakan, keamanan, serta ketertiban sepanjang pertandingan. Panitia juga mengingatkan adanya ketentuan terkait siaran langsung atau Live Streaming tanpa izin.
"Kami berharap seluruh pemain dan penonton bersama-sama menjaga keamanan serta ketertiban agar ajang ini berjalan sukses dan jika turnamen ini berjalan lancar dan sukses, tentunya Laser Cup II juga tidak menutup kemungkinan akan kita laksanakan di masa mendatang," pungkas Robi.

.png)



