Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) melalui Dinas Syariat Islam (DSI) membuka pendaftaran beasiswa hafiz dan hafizah tahun 2027. Pendaftaran berlangsung 5-29 Oktober 2026 dengan kuota 20 orang.
BLANGPIDIE - Kepala DSI Abdya Muhammad Rasyid mengatakan program tersebut kembali dibuka sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah mencetak 100 hafiz-hafizah selama masa kepemimpinan Bupati Safaruddin dan Wakil Bupati Zaman Akli.
"Tahun ini Pemerintah Abdya kembali membuka pendaftaran beasiswa hafiz dan hafizah bagi putra dan putri Abdya. Beasiswa ini merupakan program Pak Bupati Safaruddin dan Wakil Bupati Zaman Akli dalam mencetak 100 hafiz-hafizah di Abdya. Program ini akan bergulir selama kepemimpinan beliau," kata Muhammad Rasyid, Senin (5/10/2026).
Setelah masa pendaftaran berakhir, peserta akan mengikuti tahapan seleksi pada 6-7 November 2026. Seleksi tersebut dijadwalkan berlangsung di Masjid Agung Baitul Ghafur Kabupaten Abdya.
Menurut Rasyid, kemampuan yang menjadi perhatian dalam seleksi meliputi kelancaran hafalan, ketepatan tajwid, serta kefasihan bacaan.
"Untuk kriteria peserta memiliki kelancaran hafalan, ketetapan tajwid, dan kefasihan bacaan," ujarnya.
Ada sembilan persyaratan yang harus dipenuhi calon peserta. Di antaranya membuat surat pendaftaran yang ditujukan kepada Bupati melalui Kepala DSI Abdya, mengisi formulir, serta berusia paling tinggi 21 tahun.
Peserta juga wajib melampirkan fotokopi KTP atau Kartu Identitas Anak dan KK Kabupaten Abdya, serta pas foto ukuran 4x6 dengan latar merah sebanyak dua lembar.
Persyaratan lainnya berupa surat keterangan atau sertifikat hafalan 20 juz yang diterbitkan lembaga berwenang, surat keterangan aktif belajar dari lembaga pendidikan negeri atau swasta, serta surat keterangan berbadan sehat dari rumah sakit atau puskesmas pemerintah maupun swasta.
Calon peserta juga diminta membuat surat pernyataan kesanggupan menyelesaikan hafalan sesuai target yang telah ditetapkan.
Untuk memperoleh informasi lebih lanjut, calon peserta dapat menghubungi panitia melalui nomor 082370108690, 085277589440, dan 085370239240.
Rasyid menyebutkan, peserta yang dinyatakan lulus akan menerima benefit beasiswa sebesar Rp2.050.000 per bulan. Program tersebut menyediakan 20 kuota setiap tahun.
"Jumlah kuota kelulusan yang diterima dalam program beasiswa ini sebanyak 20 orang. Akan diberikan benefit beasiswa sebesar Rp 2.050.000 per bulan," sebutnya.
Dengan kuota tersebut, pemerintah daerah menargetkan 100 hafiz-hafizah dapat mengikuti program selama lima tahun masa kepemimpinan Safaruddin dan Zaman Akli.
"Jadi, setiap tahun ada 20 hafiz dan hafizah yang diterima, sehingga selama lima tahun kepemimpinan Bupati Safaruddin dan Wakil Bupati Zaman Akli ada 100 hafiz-hafizah yang dicetak melalui program tersebut," pungkas Rasyid.
![]() |
| Poster pendaftaran beasiswa Hafiz/Hafizah Abdya 2027 memuat jadwal, syarat, dan kriteria peserta/foto/ist |
BLANGPIDIE - Kepala DSI Abdya Muhammad Rasyid mengatakan program tersebut kembali dibuka sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah mencetak 100 hafiz-hafizah selama masa kepemimpinan Bupati Safaruddin dan Wakil Bupati Zaman Akli.
"Tahun ini Pemerintah Abdya kembali membuka pendaftaran beasiswa hafiz dan hafizah bagi putra dan putri Abdya. Beasiswa ini merupakan program Pak Bupati Safaruddin dan Wakil Bupati Zaman Akli dalam mencetak 100 hafiz-hafizah di Abdya. Program ini akan bergulir selama kepemimpinan beliau," kata Muhammad Rasyid, Senin (5/10/2026).
Setelah masa pendaftaran berakhir, peserta akan mengikuti tahapan seleksi pada 6-7 November 2026. Seleksi tersebut dijadwalkan berlangsung di Masjid Agung Baitul Ghafur Kabupaten Abdya.
Menurut Rasyid, kemampuan yang menjadi perhatian dalam seleksi meliputi kelancaran hafalan, ketepatan tajwid, serta kefasihan bacaan.
"Untuk kriteria peserta memiliki kelancaran hafalan, ketetapan tajwid, dan kefasihan bacaan," ujarnya.
Ada sembilan persyaratan yang harus dipenuhi calon peserta. Di antaranya membuat surat pendaftaran yang ditujukan kepada Bupati melalui Kepala DSI Abdya, mengisi formulir, serta berusia paling tinggi 21 tahun.
Peserta juga wajib melampirkan fotokopi KTP atau Kartu Identitas Anak dan KK Kabupaten Abdya, serta pas foto ukuran 4x6 dengan latar merah sebanyak dua lembar.
Persyaratan lainnya berupa surat keterangan atau sertifikat hafalan 20 juz yang diterbitkan lembaga berwenang, surat keterangan aktif belajar dari lembaga pendidikan negeri atau swasta, serta surat keterangan berbadan sehat dari rumah sakit atau puskesmas pemerintah maupun swasta.
Calon peserta juga diminta membuat surat pernyataan kesanggupan menyelesaikan hafalan sesuai target yang telah ditetapkan.
Untuk memperoleh informasi lebih lanjut, calon peserta dapat menghubungi panitia melalui nomor 082370108690, 085277589440, dan 085370239240.
Rasyid menyebutkan, peserta yang dinyatakan lulus akan menerima benefit beasiswa sebesar Rp2.050.000 per bulan. Program tersebut menyediakan 20 kuota setiap tahun.
"Jumlah kuota kelulusan yang diterima dalam program beasiswa ini sebanyak 20 orang. Akan diberikan benefit beasiswa sebesar Rp 2.050.000 per bulan," sebutnya.
Dengan kuota tersebut, pemerintah daerah menargetkan 100 hafiz-hafizah dapat mengikuti program selama lima tahun masa kepemimpinan Safaruddin dan Zaman Akli.
"Jadi, setiap tahun ada 20 hafiz dan hafizah yang diterima, sehingga selama lima tahun kepemimpinan Bupati Safaruddin dan Wakil Bupati Zaman Akli ada 100 hafiz-hafizah yang dicetak melalui program tersebut," pungkas Rasyid.

.png)



