Kebakaran melanda satu rumah permanen di Dusun Alue Beuliyong, Gampong Alue Jerjak, Kecamatan Babahrot, Aceh Barat Daya (Abdya), Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 20.56 WIB. Dua mobil jenis Kijang dan Panther ikut hangus.
BABAHROT - Rumah tersebut milik Mukhsin (52) dan dihuni dua kepala keluarga dengan total 10 jiwa. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang menghanguskan bangunan serta dua kendaraan tersebut.
Plt Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Abdya, Mukhsin, mengatakan tiga armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani kejadian tersebut.
“Rumah yang terbakar itu berkonstruksi permanen, yang dihuni dua Kelapa Keluarga (KK) dengan 10 jiwa,” kata Mukhsin, Sabtu (15/8/2026).
Tiga armada tersebut berasal dari Pos Induk Blangpidie dan Pos Kuala Batee. Petugas dikerahkan untuk melakukan pemadaman terhadap api yang membakar rumah dan dua kendaraan.
“Api berhasil dipadamkan dan dilakukan pendingin pada pukul 22.30 WIB dengan melibatkan personel damkar, TNI, Polri, dan masyarakat,” ucap Mukhsin.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan proses pendinginan hingga pukul 22.30 WIB. Penanganan melibatkan personel pemadam kebakaran bersama TNI, Polri, serta masyarakat di sekitar lokasi.
Informasi terbaru dari BPBD Abdya menyebutkan, satu rumah permanen beserta dua mobil milik Mukhsin hangus dalam kejadian tersebut. Kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib.
Keterangan terbaru tersebut melengkapi laporan awal HBNnews.id pada Jumat malam, ketika kondisi bangunan dan nilai kerugian belum diketahui. Pembaruan dilakukan setelah BPBD Abdya menyampaikan informasi mengenai dampak kebakaran dan proses penanganannya.
“Untuk penyebab kebakaran masih dilakukan penyelidikan oleh pihak berwajib,” pungkas Mukhsin.
![]() |
| Petugas dan warga menangani kebakaran rumah serta dua mobil di Alue Jerjak/foto/ist |
BABAHROT - Rumah tersebut milik Mukhsin (52) dan dihuni dua kepala keluarga dengan total 10 jiwa. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang menghanguskan bangunan serta dua kendaraan tersebut.
Plt Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Abdya, Mukhsin, mengatakan tiga armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani kejadian tersebut.
“Rumah yang terbakar itu berkonstruksi permanen, yang dihuni dua Kelapa Keluarga (KK) dengan 10 jiwa,” kata Mukhsin, Sabtu (15/8/2026).
Tiga armada tersebut berasal dari Pos Induk Blangpidie dan Pos Kuala Batee. Petugas dikerahkan untuk melakukan pemadaman terhadap api yang membakar rumah dan dua kendaraan.
“Api berhasil dipadamkan dan dilakukan pendingin pada pukul 22.30 WIB dengan melibatkan personel damkar, TNI, Polri, dan masyarakat,” ucap Mukhsin.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan proses pendinginan hingga pukul 22.30 WIB. Penanganan melibatkan personel pemadam kebakaran bersama TNI, Polri, serta masyarakat di sekitar lokasi.
Informasi terbaru dari BPBD Abdya menyebutkan, satu rumah permanen beserta dua mobil milik Mukhsin hangus dalam kejadian tersebut. Kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib.
Keterangan terbaru tersebut melengkapi laporan awal HBNnews.id pada Jumat malam, ketika kondisi bangunan dan nilai kerugian belum diketahui. Pembaruan dilakukan setelah BPBD Abdya menyampaikan informasi mengenai dampak kebakaran dan proses penanganannya.
“Untuk penyebab kebakaran masih dilakukan penyelidikan oleh pihak berwajib,” pungkas Mukhsin.


