Iklan

terkini

Rahel Tri Andriani Harumkan Nama Abdya Lewat Kompetisi Inovasi Dunia

Redaksi
Jumat, 05 Juni 2026, 10.47.00 WIB Last Updated 2026-06-05T03:47:20Z
Rahel Tri Andriani (19), mahasiswi Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Syiah Kuala asal Aceh Barat Daya (Abdya), meraih Medali Perunggu dan penghargaan Favorite Poster pada 5th International Youth Summit dan International Innovation Competition 2026 di Malaysia, 30–31 Mei 2026.

Rahel Tri Andriani (19), mahasiswi Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Syiah Kuala asal Aceh Barat Daya/foto/ist

BLANGPIDIE - Prestasi membanggakan kembali diraih generasi muda Aceh Barat Daya di tingkat internasional. Rahel Tri Andriani, alumni SMA Unggul Tunas Bangsa Abdya yang kini menempuh pendidikan di Universitas Syiah Kuala (USK), sukses membawa pulang dua penghargaan dari ajang bergengsi yang digelar di Universiti Putra Malaysia (UPM).

Kegiatan tersebut mempertemukan peserta dari berbagai negara, di antaranya Indonesia, Malaysia, Djibouti, Pakistan, Bangladesh, Thailand, dan Maroko. Forum itu menjadi ruang bagi kalangan muda untuk mempresentasikan inovasi, hasil penelitian, serta gagasan kreatif yang memiliki manfaat bagi masyarakat.

Dalam kompetisi tersebut, Rahel bersama timnya berhasil meraih Medali Perunggu (Bronze Medal) dan penghargaan Favorite Poster. Pencapaian itu menempatkan karya mereka di antara sejumlah peserta internasional yang turut berkompetisi.

Rahel merupakan putri pasangan Anhar dan Erni Yurnida. Selain aktif menempuh pendidikan di bidang farmasi, ia juga memiliki rekam jejak organisasi yang cukup baik. Sebelumnya, Rahel pernah menjabat sebagai Bendahara Forum Anak Kabupaten Aceh Barat Daya (FORAPAI) periode 2023–2024 dan terlibat dalam berbagai kegiatan kepemudaan.

Di bidang literasi, Rahel juga pernah berkontribusi sebagai salah satu penulis dalam buku antologi Program Nyalanesia. Program tersebut dikenal sebagai wadah yang mendorong generasi muda mengembangkan kemampuan menulis dan menghasilkan karya.

Rahel menyebut keberhasilannya tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari keluarga, dosen pembimbing, rekan satu tim, hingga lingkungan yang mendorong dirinya untuk terus berkembang dan berani tampil di tingkat internasional.

"Ingatlah bahwa masa depan Aceh Barat Daya ada di tangan generasi muda, generasi yang tak kenal lelah untuk belajar dan terus berkarya," ujar Rahel, Kamis (4/6/2026).

Ia juga mengajak generasi muda, khususnya di Aceh Barat Daya, agar terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, dan tidak ragu mengejar cita-cita yang lebih besar.

Keberhasilan tersebut diharapkan dapat memotivasi pelajar dan mahasiswa lain untuk terus berinovasi, menghasilkan karya yang bermanfaat, serta membawa nama daerah dan Indonesia ke panggung nasional maupun internasional. Prestasi itu sekaligus menjadi kebanggaan bagi Universitas Syiah Kuala, Kabupaten Aceh Barat Daya, dan Provinsi Aceh.
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Rahel Tri Andriani Harumkan Nama Abdya Lewat Kompetisi Inovasi Dunia

Terkini

Iklan