Objek wisata alam Pucok Krueng di Gampong Alue Seulaseh, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Aceh Barat Daya atau Abdya, dinilai punya potensi besar untuk dikembangkan jadi destinasi unggulan daerah.
ABDYA - Kawasan ini menawarkan panorama sungai berbatu dengan air jernih serta hamparan pohon pala yang tumbuh di sepanjang lokasi. Keindahan alam yang masih terjaga itu membuat Pucok Krueng jadi tujuan favorit warga untuk liburan keluarga, terutama saat akhir pekan dan hari libur nasional.
Saat libur Idul Fitri maupun Idul Adha, lokasi ini hampir selalu dipadati pengunjung dari berbagai wilayah di Abdya. Bahkan wisatawan dari Kabupaten tetangga seperti Nagan Raya, Aceh Barat, dan Aceh Selatan juga ramai berdatangan.
Sayangnya, pengelolaan kawasan wisata tersebut hingga kini masih dilakukan secara swadaya oleh masyarakat setempat. Keterbatasan anggaran membuat fasilitas pendukung belum tersedia secara memadai.
Ketua Forum Jurnalis Aceh FJA Wilayah Abdya, Rusman, melalui Sekretarisnya Salman Syarif, menilai Pucok Krueng Alue Seulaseh layak mendapat dukungan dan perhatian pemerintah daerah. Alasannya, lokasi ini mudah dijangkau, daya tariknya tinggi, dan jumlah kunjungan cukup besar.
"Objek wisata ini mudah dijangkau, memiliki keindahan alam yang masih terjaga, dan sudah dikenal luas oleh masyarakat. Dengan penataan yang baik, Pucok Krueng berpotensi menjadi salah satu destinasi unggulan di Abdya," kata Salman Syarif, Minggu 31/5/2026.
Menurutnya, pengembangan destinasi wisata tidak hanya berdampak pada sektor pariwisata. Jika dikelola profesional, sektor ini bisa menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah PAD sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.
"Ketika wisata dikelola dengan baik, manfaatnya tidak hanya dirasakan pemerintah melalui peningkatan pendapatan daerah, tetapi juga masyarakat bisa membuka usaha kecil, kuliner, hingga berbagai layanan pendukung wisata lainnya," ujarnya.
Salman menyebut sejumlah fasilitas dasar perlu jadi prioritas. Di antaranya toilet umum, area parkir memadai, tempat ibadah, serta penataan kawasan agar lebih nyaman dan aman.
Selain itu, jembatan penyeberangan kayu yang ada saat ini rawan rapuh karena termakan usia. Ia mendorong pembangunan jembatan permanen demi keselamatan pengunjung.
"Pengembangan wisata tidak harus selalu dengan anggaran besar. Yang terpenting adalah adanya konsep penataan yang jelas, fasilitas dasar yang memadai, serta promosi yang berkelanjutan agar wisatawan semakin tertarik berkunjung," tambah Salman.
Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya peran pemerintah dalam pengelolaan destinasi alam agar tidak dikelola secara liar oleh masyarakat. Di tengah kondisi fiskal daerah yang terbatas, Pemkab Abdya perlu jeli melihat potensi sumber pendapatan baru. Selain pajak dan retribusi, pariwisata dinilai punya peluang besar meningkatkan PAD.
"Selain dari pajak daerah, sektor pariwisata juga berpotensi menjadi sumber pendapatan daerah. Apalagi Abdya memiliki banyak destinasi alam yang selama ini rutin dikunjungi masyarakat," katanya.
Selain Pucok Krueng Alue Seulaseh, Salman menyebut Abdya masih punya deretan objek wisata potensial lain. Sebut saja Sungai Krueng Beukah, Pantai Lama Muda Kuala Batee, Pantai Jilbab Susoh, Pantai Bali Palak Kerambil, Pasie Ujong Manggeng, Krueng Baru Manggeng, hingga wisata Krueng Babahrot.
"Jika dikelola secara terarah dan berkelanjutan, sektor wisata dapat menjadi aset daerah yang mampu meningkatkan PAD sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan ekonomi bagi masyarakat," pungkasnya.
![]() |
| Sungai Pucoek Krung di Alue Seulaseh Jeumpa, Abdya jernih mempesona/foto/ist |
ABDYA - Kawasan ini menawarkan panorama sungai berbatu dengan air jernih serta hamparan pohon pala yang tumbuh di sepanjang lokasi. Keindahan alam yang masih terjaga itu membuat Pucok Krueng jadi tujuan favorit warga untuk liburan keluarga, terutama saat akhir pekan dan hari libur nasional.
Saat libur Idul Fitri maupun Idul Adha, lokasi ini hampir selalu dipadati pengunjung dari berbagai wilayah di Abdya. Bahkan wisatawan dari Kabupaten tetangga seperti Nagan Raya, Aceh Barat, dan Aceh Selatan juga ramai berdatangan.
Sayangnya, pengelolaan kawasan wisata tersebut hingga kini masih dilakukan secara swadaya oleh masyarakat setempat. Keterbatasan anggaran membuat fasilitas pendukung belum tersedia secara memadai.
Ketua Forum Jurnalis Aceh FJA Wilayah Abdya, Rusman, melalui Sekretarisnya Salman Syarif, menilai Pucok Krueng Alue Seulaseh layak mendapat dukungan dan perhatian pemerintah daerah. Alasannya, lokasi ini mudah dijangkau, daya tariknya tinggi, dan jumlah kunjungan cukup besar.
"Objek wisata ini mudah dijangkau, memiliki keindahan alam yang masih terjaga, dan sudah dikenal luas oleh masyarakat. Dengan penataan yang baik, Pucok Krueng berpotensi menjadi salah satu destinasi unggulan di Abdya," kata Salman Syarif, Minggu 31/5/2026.
Menurutnya, pengembangan destinasi wisata tidak hanya berdampak pada sektor pariwisata. Jika dikelola profesional, sektor ini bisa menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah PAD sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.
"Ketika wisata dikelola dengan baik, manfaatnya tidak hanya dirasakan pemerintah melalui peningkatan pendapatan daerah, tetapi juga masyarakat bisa membuka usaha kecil, kuliner, hingga berbagai layanan pendukung wisata lainnya," ujarnya.
Salman menyebut sejumlah fasilitas dasar perlu jadi prioritas. Di antaranya toilet umum, area parkir memadai, tempat ibadah, serta penataan kawasan agar lebih nyaman dan aman.
Selain itu, jembatan penyeberangan kayu yang ada saat ini rawan rapuh karena termakan usia. Ia mendorong pembangunan jembatan permanen demi keselamatan pengunjung.
"Pengembangan wisata tidak harus selalu dengan anggaran besar. Yang terpenting adalah adanya konsep penataan yang jelas, fasilitas dasar yang memadai, serta promosi yang berkelanjutan agar wisatawan semakin tertarik berkunjung," tambah Salman.
Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya peran pemerintah dalam pengelolaan destinasi alam agar tidak dikelola secara liar oleh masyarakat. Di tengah kondisi fiskal daerah yang terbatas, Pemkab Abdya perlu jeli melihat potensi sumber pendapatan baru. Selain pajak dan retribusi, pariwisata dinilai punya peluang besar meningkatkan PAD.
"Selain dari pajak daerah, sektor pariwisata juga berpotensi menjadi sumber pendapatan daerah. Apalagi Abdya memiliki banyak destinasi alam yang selama ini rutin dikunjungi masyarakat," katanya.
Selain Pucok Krueng Alue Seulaseh, Salman menyebut Abdya masih punya deretan objek wisata potensial lain. Sebut saja Sungai Krueng Beukah, Pantai Lama Muda Kuala Batee, Pantai Jilbab Susoh, Pantai Bali Palak Kerambil, Pasie Ujong Manggeng, Krueng Baru Manggeng, hingga wisata Krueng Babahrot.
"Jika dikelola secara terarah dan berkelanjutan, sektor wisata dapat menjadi aset daerah yang mampu meningkatkan PAD sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan ekonomi bagi masyarakat," pungkasnya.


