Sebanyak 92 jamaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) disambut dan dipeusijuek oleh masyarakat Abdya di Kabupaten Aceh Barat, Sabtu (16/5/2026), sebelum melanjutkan perjalanan menuju embarkasi haji di Banda Aceh.
Meulaboh - Prosesi penyambutan berlangsung di Masjid Agung Meulaboh dan digelar oleh Perkumpulan Masyarakat Abdya di Aceh Barat (Permadya). Kegiatan tersebut menjadi agenda tahunan masyarakat perantauan sebagai bentuk dukungan dan doa kepada jamaah calon haji asal Abdya yang akan berangkat ke Tanah Suci.
Wakil Bupati Abdya, Zaman Akli, yang turut menunaikan ibadah haji tahun ini mengaku terharu atas sambutan penuh kekeluargaan dari masyarakat Abdya di perantauan. Menurutnya, tradisi singgah jamaah calon haji di Meulaboh telah menjadi bagian dari ikatan sosial masyarakat Abdya.
“Setiap tahun, momentum seperti ini selalu menghadirkan suasana yang berbeda. Ada rasa persaudaraan yang begitu kuat karena dipersatukan oleh rasa kekeluargaan dan kepedulian yang tulus,” kata Zaman Akli.
Ia menilai prosesi peusijuek bukan hanya tradisi adat semata, tetapi juga simbol doa dan restu agar seluruh jamaah diberikan kesehatan, keselamatan, serta kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah haji di Arab Saudi.
“Tahun ini, jumlah jamaah calon haji Kabupaten Aceh Barat Daya mencapai 93 orang. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 64 orang,” ujarnya.
Zaman Akli juga mengingatkan para jamaah untuk menjaga kesehatan, kekompakan, dan kesabaran selama menjalankan ibadah. Ia menyebut perjalanan haji bukan hanya perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan mental dan hati.
Selain itu, ia meminta jamaah saling membantu dan menjaga nama baik daerah selama berada di Tanah Suci. Dia turut mengapresiasi masyarakat Abdya di Meulaboh yang terus konsisten menyambut dan melepas jamaah calon haji setiap tahun.
“Kami berharap seluruh jamaah diberikan kesehatan, kekuatan, dan kelancaran selama menunaikan ibadah haji serta kembali ke tanah air sebagai haji dan hajjah yang mabrur,” tutupnya.
![]() |
| Jamaah calon haji Abdya disambut dan dipeusijuek masyarakat perantauan di Masjid Agung Meulaboh/foto/ist |
Meulaboh - Prosesi penyambutan berlangsung di Masjid Agung Meulaboh dan digelar oleh Perkumpulan Masyarakat Abdya di Aceh Barat (Permadya). Kegiatan tersebut menjadi agenda tahunan masyarakat perantauan sebagai bentuk dukungan dan doa kepada jamaah calon haji asal Abdya yang akan berangkat ke Tanah Suci.
Wakil Bupati Abdya, Zaman Akli, yang turut menunaikan ibadah haji tahun ini mengaku terharu atas sambutan penuh kekeluargaan dari masyarakat Abdya di perantauan. Menurutnya, tradisi singgah jamaah calon haji di Meulaboh telah menjadi bagian dari ikatan sosial masyarakat Abdya.
“Setiap tahun, momentum seperti ini selalu menghadirkan suasana yang berbeda. Ada rasa persaudaraan yang begitu kuat karena dipersatukan oleh rasa kekeluargaan dan kepedulian yang tulus,” kata Zaman Akli.
Ia menilai prosesi peusijuek bukan hanya tradisi adat semata, tetapi juga simbol doa dan restu agar seluruh jamaah diberikan kesehatan, keselamatan, serta kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah haji di Arab Saudi.
“Tahun ini, jumlah jamaah calon haji Kabupaten Aceh Barat Daya mencapai 93 orang. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 64 orang,” ujarnya.
Zaman Akli juga mengingatkan para jamaah untuk menjaga kesehatan, kekompakan, dan kesabaran selama menjalankan ibadah. Ia menyebut perjalanan haji bukan hanya perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan mental dan hati.
Selain itu, ia meminta jamaah saling membantu dan menjaga nama baik daerah selama berada di Tanah Suci. Dia turut mengapresiasi masyarakat Abdya di Meulaboh yang terus konsisten menyambut dan melepas jamaah calon haji setiap tahun.
“Kami berharap seluruh jamaah diberikan kesehatan, kekuatan, dan kelancaran selama menunaikan ibadah haji serta kembali ke tanah air sebagai haji dan hajjah yang mabrur,” tutupnya.


