Ujung median jalan dua jalur di kawasan jembatan Pulau Kayu, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), disebut minim penanda sehingga pengendara harus lebih waspada saat melintas, terutama ketika kondisi penerangan terbatas.
SUSOH- Keluhan itu disampaikan salah seorang pengendara, Salman, setelah mengaku hampir menabrak bagian ujung median tersebut pada Rabu malam.
"Semalam saya hampir menabrak ujung median jalan dua jalur di Pulau Kayu karena tidak ada penanda. Apalagi ujung median itu berada pas di jembatan," kata Salman, Kamis (1/10/2026).
Menurut Salman, kondisi tersebut sebelumnya tidak terjadi karena ujung median pernah dilengkapi penanda berupa rambu-rambu lalu lintas.
Namun, rambu yang berada di lokasi tersebut kini disebut sudah mengalami kerusakan. Kondisi itu membuat keberadaan ujung median lebih sulit dikenali pengendara.
"Penerangan juga minim di daerah itu. Jadi kita harus hati-hati saat melintasi kawasan tersebut," ucap Salman.
Ia berharap rambu lalu lintas kembali dipasang pada ujung median jalan dua jalur tersebut. Menurutnya, keberadaan penanda penting agar pengendara dapat melihat posisi median dengan lebih jelas ketika melintas.
"Kalau bisa sesegera mungkin di pasang untuk menghindari terjadinya kecelakaan," pungkas Salman.
Keluhan tersebut menjadi perhatian terkait keselamatan pengguna jalan yang melintasi kawasan jembatan Pulau Kayu, khususnya pada malam hari ketika kondisi penerangan disebut masih minim.
![]() |
| Ujung median jalan dua jalur di jembatan Pulau Kayu, Susoh, tanpa penanda lalu lintas/foto/ist |
SUSOH- Keluhan itu disampaikan salah seorang pengendara, Salman, setelah mengaku hampir menabrak bagian ujung median tersebut pada Rabu malam.
"Semalam saya hampir menabrak ujung median jalan dua jalur di Pulau Kayu karena tidak ada penanda. Apalagi ujung median itu berada pas di jembatan," kata Salman, Kamis (1/10/2026).
Menurut Salman, kondisi tersebut sebelumnya tidak terjadi karena ujung median pernah dilengkapi penanda berupa rambu-rambu lalu lintas.
Namun, rambu yang berada di lokasi tersebut kini disebut sudah mengalami kerusakan. Kondisi itu membuat keberadaan ujung median lebih sulit dikenali pengendara.
"Penerangan juga minim di daerah itu. Jadi kita harus hati-hati saat melintasi kawasan tersebut," ucap Salman.
Ia berharap rambu lalu lintas kembali dipasang pada ujung median jalan dua jalur tersebut. Menurutnya, keberadaan penanda penting agar pengendara dapat melihat posisi median dengan lebih jelas ketika melintas.
"Kalau bisa sesegera mungkin di pasang untuk menghindari terjadinya kecelakaan," pungkas Salman.
Keluhan tersebut menjadi perhatian terkait keselamatan pengguna jalan yang melintasi kawasan jembatan Pulau Kayu, khususnya pada malam hari ketika kondisi penerangan disebut masih minim.

.png)



