Bupati Kabupaten Aceh Barat Daya Safaruddin menyampaikan pembangunan infrastruktur di daerah itu akan mulai dirasakan masyarakat pada 2027–2028. Pernyataan tersebut disampaikan saat Maulid Kabupaten Aceh Barat Daya di halaman Masjid Agung Baitul Qhafur, Selasa (6/10/2026).
BLANGPIDIE - Safaruddin meminta masyarakat bersabar menunggu tahapan pembangunan yang akan dijalankan pemerintah daerah. Ia menyebut program infrastruktur menjadi bagian dari arah pembangunan Abdya dalam beberapa tahun ke depan.
“Mulai tahun 2027-2028 insyaallah infrastruktur pembangunan Kabupaten Aceh Barat Daya akan dirasakan,” kata Safaruddin.
Menurut Safaruddin, pembangunan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah merealisasikan berbagai program yang telah direncanakan selama masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Zaman Akli.
Ia mengatakan kepemimpinannya bersama Zaman Akli telah berjalan sekitar satu tahun tujuh bulan. Dalam periode tersebut, sejumlah program disebut sedang diproses maupun telah berjalan.
Safaruddin menyebut salah satu program yang telah memasuki tahun kedua yaitu pencetak hafiz dan hafizah. Pada tahun pertama, program tersebut menerima 20 peserta dan kembali menerima 20 peserta pada tahun berikutnya.
“Target kita 100 hafiz-hafizah itu tercipta di Kabupaten Aceh Barat Daya,” ujarnya.
Selain program pengembangan sumber daya manusia, Safaruddin menyebut Doto Saweu Gampong dan Doto Saweu Sikula sebagai program yang telah dirasakan masyarakat.
Ia mengatakan program tersebut mulai dilirik untuk menjadi inovasi program di tingkat nasional. Safaruddin menyebut pada 7 Oktober 2026 dirinya diundang Tribun untuk menyampaikan bagaimana program tersebut dirasakan dan keberlanjutannya bagi masyarakat Aceh Barat Daya.
Dalam sambutannya pada Maulid Kabupaten Abdya, Safaruddin juga mengajak masyarakat menjadikan peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW sebagai momentum memperkuat iman dan takwa.
Ia turut mengingatkan pentingnya menjaga tradisi Maulid sebagai bagian dari kearifan lokal masyarakat Aceh yang dilaksanakan setiap tahun.
Safaruddin berharap berbagai program pemerintah daerah dapat berjalan secara bertahap hingga seluruh program dan janji kampanye yang telah disampaikan kepada masyarakat dapat direalisasikan dalam masa kepemimpinannya.
![]() |
| Bupati Dr. Safaruddin menyaksikan pengolahan gulai kancah kuah beulangong pada peringatan Maulid Nabi di Masjid Baitul Qhafur Abdya/foto/ist |
BLANGPIDIE - Safaruddin meminta masyarakat bersabar menunggu tahapan pembangunan yang akan dijalankan pemerintah daerah. Ia menyebut program infrastruktur menjadi bagian dari arah pembangunan Abdya dalam beberapa tahun ke depan.
“Mulai tahun 2027-2028 insyaallah infrastruktur pembangunan Kabupaten Aceh Barat Daya akan dirasakan,” kata Safaruddin.
Menurut Safaruddin, pembangunan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah merealisasikan berbagai program yang telah direncanakan selama masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Zaman Akli.
Ia mengatakan kepemimpinannya bersama Zaman Akli telah berjalan sekitar satu tahun tujuh bulan. Dalam periode tersebut, sejumlah program disebut sedang diproses maupun telah berjalan.
Safaruddin menyebut salah satu program yang telah memasuki tahun kedua yaitu pencetak hafiz dan hafizah. Pada tahun pertama, program tersebut menerima 20 peserta dan kembali menerima 20 peserta pada tahun berikutnya.
“Target kita 100 hafiz-hafizah itu tercipta di Kabupaten Aceh Barat Daya,” ujarnya.
Selain program pengembangan sumber daya manusia, Safaruddin menyebut Doto Saweu Gampong dan Doto Saweu Sikula sebagai program yang telah dirasakan masyarakat.
Ia mengatakan program tersebut mulai dilirik untuk menjadi inovasi program di tingkat nasional. Safaruddin menyebut pada 7 Oktober 2026 dirinya diundang Tribun untuk menyampaikan bagaimana program tersebut dirasakan dan keberlanjutannya bagi masyarakat Aceh Barat Daya.
Dalam sambutannya pada Maulid Kabupaten Abdya, Safaruddin juga mengajak masyarakat menjadikan peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW sebagai momentum memperkuat iman dan takwa.
Ia turut mengingatkan pentingnya menjaga tradisi Maulid sebagai bagian dari kearifan lokal masyarakat Aceh yang dilaksanakan setiap tahun.
Safaruddin berharap berbagai program pemerintah daerah dapat berjalan secara bertahap hingga seluruh program dan janji kampanye yang telah disampaikan kepada masyarakat dapat direalisasikan dalam masa kepemimpinannya.

.png)



