Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menyalurkan bantuan kepada Budiati, 46 tahun, setelah rumahnya rusak diterjang puting beliung di Gampong Ladang Tuha I, Kecamatan Lembah Sabil, Sabtu (26/9/2026).
LEMBAH SABIL - Bantuan masa panik tersebut diserahkan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Abdya, Amrizal, didampingi Kepala Dinas Sosial, Iin Supardi, pada Senin (28/9/2026).
Bantuan yang diberikan meliputi material bangunan, kebutuhan pangan, serta perlengkapan ibadah untuk membantu Budiati dan keempat anaknya memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus memperbaiki rumah.
Iin Supardi mengatakan, pihaknya telah lebih dahulu mengirimkan sejumlah material agar perbaikan atap rumah bisa segera dilakukan.
"Kemarin (Minggu) kita sudah mengantar duluan seng dan paku, biar atap rumahnya Buk Budiati segera diperbaiki," kata Iin.
Pada penyaluran bantuan tersebut, keluarga Budiati menerima 10 lembar seng dan 10 lembar triplek. Bantuan pangan yang diserahkan berupa beras, minyak goreng, gula pasir, mi instan, roti, sarden, kecap, dan saus.
Budiati juga mendapat bantuan perlengkapan ibadah berupa kain sarung, jilbab, dan mukena. Sementara itu, Ketua Forum Keuchik Kabupaten Abdya, Venny Kurnia, turut memberikan enam batang reng untuk mendukung perbaikan rumah.
Kronologi Puting Beliung
Angin puting beliung menerjang rumah Budiati pada Sabtu (26/9/2026), sekitar pukul 14.30 WIB. Peristiwa tersebut menyebabkan atap rumah dan sejumlah kayu penyangga bangunan beterbangan.
Saat kejadian, Budiati sedang berada di rumah bersama anak-anaknya. Ia sempat melihat pusaran angin dari arah laut sebelum angin tersebut menerjang rumahnya.
Dua anaknya kemudian menarik tangan Budiati ke bagian depan rumah untuk menyelamatkan diri.
Keuchik Gampong Ladang Tuha I, Andri, mengatakan rumah Budiati menjadi satu-satunya bangunan yang mengalami kerusakan akibat kejadian tersebut.
"Benar. Atap kamarnya diterbangkan angin. Kami juga heran kenapa hanya rumah itu yang diterjang angin, karena banyak rumah lain di sekitarnya," kata Andri.
Budiati menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya. Ia berharap kebaikan pemerintah dan pihak lain yang telah membantu keluarganya mendapat balasan dari Allah SWT.
"Bantuan ini sangat membantu keluarga kami dan sangat bermanfaat. Kami sangat bersyukur. Semoga Allah membalas kebaikan bapak semua," ujar Budiati.
![]() |
| Plt Sekda Abdya Amrizal menyerahkan bantuan kepada Budiati, korban puting beliung di Lembah Sabil/foto/ist |
LEMBAH SABIL - Bantuan masa panik tersebut diserahkan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Abdya, Amrizal, didampingi Kepala Dinas Sosial, Iin Supardi, pada Senin (28/9/2026).
Bantuan yang diberikan meliputi material bangunan, kebutuhan pangan, serta perlengkapan ibadah untuk membantu Budiati dan keempat anaknya memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus memperbaiki rumah.
Iin Supardi mengatakan, pihaknya telah lebih dahulu mengirimkan sejumlah material agar perbaikan atap rumah bisa segera dilakukan.
"Kemarin (Minggu) kita sudah mengantar duluan seng dan paku, biar atap rumahnya Buk Budiati segera diperbaiki," kata Iin.
Pada penyaluran bantuan tersebut, keluarga Budiati menerima 10 lembar seng dan 10 lembar triplek. Bantuan pangan yang diserahkan berupa beras, minyak goreng, gula pasir, mi instan, roti, sarden, kecap, dan saus.
Budiati juga mendapat bantuan perlengkapan ibadah berupa kain sarung, jilbab, dan mukena. Sementara itu, Ketua Forum Keuchik Kabupaten Abdya, Venny Kurnia, turut memberikan enam batang reng untuk mendukung perbaikan rumah.
Kronologi Puting Beliung
Angin puting beliung menerjang rumah Budiati pada Sabtu (26/9/2026), sekitar pukul 14.30 WIB. Peristiwa tersebut menyebabkan atap rumah dan sejumlah kayu penyangga bangunan beterbangan.
Saat kejadian, Budiati sedang berada di rumah bersama anak-anaknya. Ia sempat melihat pusaran angin dari arah laut sebelum angin tersebut menerjang rumahnya.
Dua anaknya kemudian menarik tangan Budiati ke bagian depan rumah untuk menyelamatkan diri.
Keuchik Gampong Ladang Tuha I, Andri, mengatakan rumah Budiati menjadi satu-satunya bangunan yang mengalami kerusakan akibat kejadian tersebut.
"Benar. Atap kamarnya diterbangkan angin. Kami juga heran kenapa hanya rumah itu yang diterjang angin, karena banyak rumah lain di sekitarnya," kata Andri.
Budiati menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya. Ia berharap kebaikan pemerintah dan pihak lain yang telah membantu keluarganya mendapat balasan dari Allah SWT.
"Bantuan ini sangat membantu keluarga kami dan sangat bermanfaat. Kami sangat bersyukur. Semoga Allah membalas kebaikan bapak semua," ujar Budiati.

.png)



