LIVE
HABA NANGGROE
Populer
HABA NANGGROE
FAKTUAL
HABA NANGGROE
Trending
HABA NANGGROE

BENER BIRU DONGKER

NEWS
📰
Baca Berita Terverifikasi
Cepat, Akurat & Terpercaya
Berita Aceh Terkini
Baca Berita Terverifikasi
★★★★★ Gratis
Install

Haba Nanggroe

Iklan

terkini

PT PEMA Teken MoU dengan 16 Perusahaan Internasional di Forum LIAA 2026

Fitriadi
9/19/26, 18:21 WIB Last Updated 2026-09-19T11:21:50Z
PT Pembangunan Aceh (Perseroda) atau PT PEMA membuka peluang kemitraan dan investasi internasional melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan 16 CEO perusahaan dari China, Thailand, Malaysia, dan sejumlah negara lainnya dalam Langkawi International Agriculture & Aquaculture Conference (LIAA) 2026, Jumat (18/9/2026).

Penandatanganan MoU PT PEMA bersama mitra internasional pada forum LIAA 2026 Langkawi/foto/ist

LANGKAWI, MALAYSIA - Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya PT PEMA menjajaki kerja sama bisnis, khususnya di sektor perikanan, sekaligus memetakan peluang investasi yang dapat dikembangkan untuk Aceh.

Penandatanganan MoU dilakukan Direktur Utama PT PEMA Faisal Ilyas. Kegiatan itu turut disaksikan Direktur Pengembangan Bisnis PT PEMA Naufal Natsir Mahmud dan Direktur Umum dan Keuangan PT PEMA Tgk. Muhammad Nur.

Forum LIAA 2026 mempertemukan pelaku industri, investor, serta sejumlah pemangku kepentingan yang memiliki perhatian terhadap bidang pertanian dan akuakultur. Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk membangun koneksi bisnis sekaligus membahas potensi kerja sama lintas negara.

Selain mempertemukan perusahaan dan investor, konferensi itu membahas sejumlah isu yang berkaitan dengan pengembangan sektor pertanian dan akuakultur. Materi yang menjadi perhatian mencakup inovasi teknologi, peluang pembiayaan, pengembangan investasi hingga keberlanjutan usaha.

Bagi PT PEMA, forum internasional tersebut menjadi kesempatan untuk melihat lebih jauh kemungkinan kolaborasi dengan perusahaan dari berbagai negara. Kerja sama yang dibangun tidak hanya diarahkan pada hubungan bisnis jangka pendek, tetapi juga peluang kemitraan dalam jangka panjang.

Sejumlah tokoh dari sektor industri dan perikanan turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Datok Sri Ooi Boon Seang, CEO Officer Ausin Group; Han Bigchen, CEO Fujian Azure Ocean Group Co. Ltd sekaligus perwakilan China.

Hadir pula Datuk Dr. Haji Abdul Salim, Direktur General dan Ketua Pengarah LKIM, serta Ahmad Faisal, Head of Marine Aquaculture Section, Aquaculture Division, Department of Fisheries Malaysia.

Direktur Utama PT PEMA Faisal Ilyas mengatakan keikutsertaan perusahaan dalam forum tersebut menjadi bagian dari langkah membangun kemitraan bisnis dengan perusahaan internasional.

“Kehadiran PT PEMA pada Forum LIAA ini bagian dari Kolaborasi di Sektor Perikanan, kami sedang memetakan Kolaborasi jangka pendek dan panjang serta mengajak investasi di Aceh. PT PEMA akan memastikan setiap tindak lanjut atas MoU ini tetap memperhatikan aspek kelayakan bisnis, tata kelola, pengelolaan risiko, serta manfaat ekonomi bagi Aceh,” terang Faisal Ilyas.

Menurutnya, peluang kerja sama yang muncul dari forum tersebut selanjutnya perlu dilihat berdasarkan kelayakan dan tata kelola bisnis. Dengan begitu, setiap rencana tindak lanjut dapat diarahkan pada kerja sama yang memiliki manfaat ekonomi bagi Aceh.

Penandatanganan MoU dengan 16 CEO perusahaan dari sejumlah negara juga menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring PT PEMA di tingkat internasional. Forum tersebut sekaligus membuka ruang komunikasi dengan pelaku usaha yang bergerak dalam bidang pertanian dan akuakultur.

Kerja sama lintas negara itu diharapkan dapat menjadi fondasi bagi pengembangan investasi sekaligus memperkuat posisi Aceh dalam jaringan perdagangan regional dan global.

Pengembangan jejaring tersebut juga berkaitan dengan koridor ekonomi Indonesia–Malaysia–Thailand Growth Triangle (IMT-GT) yang menjadi salah satu kawasan kerja sama ekonomi regional.

Melalui forum LIAA 2026, PT PEMA memanfaatkan pertemuan bisnis untuk memetakan peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan dalam jangka pendek maupun panjang. Tahapan berikutnya tetap diarahkan pada pertimbangan kelayakan bisnis, tata kelola, pengelolaan risiko, serta manfaat ekonomi bagi Aceh.

TOPIK TERKAIT

Pilihan Untukmu
Memuat berita...
↗ BACA JUGA Loading...
REFERENSI REDAKSI
✓
Fakta Terverifikasi
Konten telah diverifikasi melalui proses fact-check sesuai standar jurnalistik
🛡️
Catatan Editor:
Seluruh informasi yang disajikan telah melalui verifikasi lapangan demi menjaga akurasi dan independensi pemberitaan.
PUBLIC DISCUSSION
Join the conversation on today's public issues. Share your views clearly and let your voice be heard. (Note: All comments are the sole responsibility of their respective authors.)
🕒 Waktu & Data Lokal
--:--:-- WIB
Sabtu, 17 Oktober 2026 • GMT+7
🌙 6 Jumadil Awal 1448 H • KHGT
JADWAL SHOLAT ACEH BARAT DAYA
🌙 Subuh 05:01
🌅 Maghrib 18:21
☀️ Dzuhur 12:22
🌙 Isya 19:30
⛅ Ashar 15:37
⏰ Imsak 04:51
Sumber: bimasislam.kemenag.go.id • Metode MABIMS
  • PT PEMA Teken MoU dengan 16 Perusahaan Internasional di Forum LIAA 2026

Terkini

Iklan Advertica

Close X
X
Baca Juga

Memuat...