Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) akan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tingkat Kabupaten pada 6 Oktober 2026 di Masjid Agung Baitul Ghafur, Gampong Seunaloh, Kecamatan Blangpidie.
BLANGPIDIE - Ketua Panitia Maulid, Meyza Firman, mengatakan persiapan kegiatan terus dilakukan menjelang pelaksanaan. Acara tersebut dirancang berlangsung setengah hari, mulai pagi hingga siang.
"Jadwalnya direncanakan pada, 6 Oktober 2026 di Masjid Agung Baitul Ghafur," kata Meyza, Senin (28/9/2026).
Selain rangkaian zikir, panitia juga menghadirkan penceramah Ustaz Anugerah Cahyadi Batubara atau yang dikenal dengan Ustaz Ucay. Sebanyak tiga grup zikir dijadwalkan ikut mengisi kegiatan tersebut.
"Pelaksanaannya setengah hari, mulai pagi hingga siang. Selain menghadirkan grup zikir, juga ada ceramah maulid yang di isi oleh Ustaz Ucay," ucap Meyza.
Nuansa khas peringatan Maulid di Abdya juga akan terlihat dari hidangan yang disiapkan untuk kegiatan tersebut. Panitia mencatat sementara sudah ada 95 gule kancah atau gulai kancah yang terdaftar.
Selain gule kancah, panitia juga menyediakan bu kulah atau nasi yang dibungkus menggunakan daun pisang serta sejumlah menu lainnya.
"Sementara sudah ada 95 gule kancah yang terdaftar. Insya Allah akan terus bertambah," ucap Meyza.
Pelaksanaan Maulid Nabi tingkat Kabupaten itu melibatkan berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat. Di antaranya Forkopimda, SKPK, Kecamatan, Gampong, organisasi masyarakat, OKP serta unsur lainnya.
Di sisi lain, Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Abdya, Amrizal, meminta seluruh ASN ikut menghadiri dan menyemarakkan peringatan tersebut. Permintaan itu ditujukan kepada PNS, PPPK maupun PPPK Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Abdya.
"Seluruh ASN, baik PNS maupun PPPK, PPPK Paruh Waktu, saya minta wajib hadir dan ikut menyemarakkan Maulid Nabi Muhammad tingkat Kabupaten. Ini adalah bentuk kecintaan kita kepada Rasulullah," ujar Amrizal.
Ia juga meminta setiap kepala SKPK memastikan kehadiran staf masing-masing. Menurutnya, keterlibatan seluruh ASN diharapkan dapat memperkuat kebersamaan dalam pelaksanaan kegiatan.
"Tunjukkan kebersamaan dan kekompakan kita sebagai ASN Abdya. Mari kita semarakkan bersama Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan pada tanggal 6 Oktober 2026," ucapnya.
Amrizal menyebut peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi agenda tahunan. Momentum tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat keimanan sekaligus meneladani akhlak Rasulullah dalam menjalankan tugas sebagai aparatur dan pelayan masyarakat.
Ia turut mengingatkan ASN agar memberi perhatian kepada para tamu selama kegiatan berlangsung.
"Mari sama-sama kita menyukseskan Maulid Nabi, sehingga pelaksanaan bisa berjalan lancar. Saya juga berharap kepada seluruh ASN di lingkungan pemkab Abdya nantinya untuk lebih mengutamakan tamu dari pada kepentingan pribadi di acara Maulid nanti," pungkas Amrizal.
![]() |
| Ketua Panitia Maulid, Meyza Firman/foto/ist |
BLANGPIDIE - Ketua Panitia Maulid, Meyza Firman, mengatakan persiapan kegiatan terus dilakukan menjelang pelaksanaan. Acara tersebut dirancang berlangsung setengah hari, mulai pagi hingga siang.
"Jadwalnya direncanakan pada, 6 Oktober 2026 di Masjid Agung Baitul Ghafur," kata Meyza, Senin (28/9/2026).
Selain rangkaian zikir, panitia juga menghadirkan penceramah Ustaz Anugerah Cahyadi Batubara atau yang dikenal dengan Ustaz Ucay. Sebanyak tiga grup zikir dijadwalkan ikut mengisi kegiatan tersebut.
"Pelaksanaannya setengah hari, mulai pagi hingga siang. Selain menghadirkan grup zikir, juga ada ceramah maulid yang di isi oleh Ustaz Ucay," ucap Meyza.
Nuansa khas peringatan Maulid di Abdya juga akan terlihat dari hidangan yang disiapkan untuk kegiatan tersebut. Panitia mencatat sementara sudah ada 95 gule kancah atau gulai kancah yang terdaftar.
Selain gule kancah, panitia juga menyediakan bu kulah atau nasi yang dibungkus menggunakan daun pisang serta sejumlah menu lainnya.
"Sementara sudah ada 95 gule kancah yang terdaftar. Insya Allah akan terus bertambah," ucap Meyza.
Pelaksanaan Maulid Nabi tingkat Kabupaten itu melibatkan berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat. Di antaranya Forkopimda, SKPK, Kecamatan, Gampong, organisasi masyarakat, OKP serta unsur lainnya.
Di sisi lain, Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Abdya, Amrizal, meminta seluruh ASN ikut menghadiri dan menyemarakkan peringatan tersebut. Permintaan itu ditujukan kepada PNS, PPPK maupun PPPK Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Abdya.
"Seluruh ASN, baik PNS maupun PPPK, PPPK Paruh Waktu, saya minta wajib hadir dan ikut menyemarakkan Maulid Nabi Muhammad tingkat Kabupaten. Ini adalah bentuk kecintaan kita kepada Rasulullah," ujar Amrizal.
Ia juga meminta setiap kepala SKPK memastikan kehadiran staf masing-masing. Menurutnya, keterlibatan seluruh ASN diharapkan dapat memperkuat kebersamaan dalam pelaksanaan kegiatan.
"Tunjukkan kebersamaan dan kekompakan kita sebagai ASN Abdya. Mari kita semarakkan bersama Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan pada tanggal 6 Oktober 2026," ucapnya.
Amrizal menyebut peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi agenda tahunan. Momentum tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat keimanan sekaligus meneladani akhlak Rasulullah dalam menjalankan tugas sebagai aparatur dan pelayan masyarakat.
Ia turut mengingatkan ASN agar memberi perhatian kepada para tamu selama kegiatan berlangsung.
"Mari sama-sama kita menyukseskan Maulid Nabi, sehingga pelaksanaan bisa berjalan lancar. Saya juga berharap kepada seluruh ASN di lingkungan pemkab Abdya nantinya untuk lebih mengutamakan tamu dari pada kepentingan pribadi di acara Maulid nanti," pungkas Amrizal.

.png)



